Oleh: Wenang Paramartha | Januari 30, 2008

Antara Pekerja dan Pencari Kerja

Saat ini kita masih berada dalam suatu lingkup lembaga pendidikan, suatu lembaga merupakan pencetak bibit-bibit unggul yang diharapkan nantinya bisa memenangkan kompetisi dalam persaingan di dunia kerja, maupun dalam lingkup kehidupan yang lebih luas. Namun, saat ini kita juga sekaligus sedang berada dalam perbatasan, antara kehidupan di dunia sekolah dengan dunia kerja.

Terdapat perbedaan yang sangat tinggi antara dunia kerja dengan dunia sekolah. Perbedaan itu minimal dapat dilihat dari tuntutan masyarakat, keluarga ataupun diri sendiri terhadap kita untuk dapat berkarya, menghasilkan sesuatu yang nyata, yang diharapkan mampu menggantikan seluruh modal yang telah dikeluarkan dalam proses bersekolah hingga akhirnya saat ini lulus.

:)

Anda yang baru lulus, tentunya mengharapkan dunia kerja mampu mewadahi idealisme maupun kemampuan yang dimiliki. “Lulus, kerja enak, gaji besar.” Itulah yang tentunya diharapkan oleh semua lulusan.

Akan tetapi berbagai pemberitaan juga mengabarkan bahwa pasar kerja yang tersedia terbatas sehingga angka pengangguran juga semakin tinggi. Baik itu yang berlatar belakang pendidikan sampai level perguruan tinggi, sekolah menengah, maupun yang di bawahnya.

Jadi, dimanakah titik temu antara lulusan mengiginkan pekerjaan, namun ternyata pasar kerja tidak mampu mewadahi ?

Kalau dicoba menengok dari sudut pandang perusahaan yang mencari tenaga kerja, cari karyawan itu sulit. Orang yang melamar untuk mengisi suatu posisi sangat banyak, namun menemukan diantara sekian banyak itu, yang cocok dengan yang dibutuhkan perusahaan adalah sesuatu yang sulit.

Jadi sebenarnya ada kemiripan antara para pencari kerja dengan perusahaan sebagai penyedia kerja.para pencari kerja sulit mendapat kerja, sementara perusahaan juga sulit mendapat tenaga kerja yang diinginkan.

Kunci keberhasilan :

  1. Sikap (+ + +)
  2. Skill
  3. Keberuntungan

Beri tanggapan

Your response:

Kategori